Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2022

Rumah Roboh

  Hai, Tuan. Tidak inginkah mendamaikan hati yang telah lama terporak-porandakan ini? Oh, aku lupa. Membereskan hati yang hancur dan remuk redam bukan tugas pasangan. Akan tetapi, Tuan. Bersediakah kau membantu hati yang kau sebut rumah ini agar kembali kokoh? Sungguh, rasanya kakiku nyeri berdiri tegap seorang diri di atas hamparan pecahan-pecahan yang menghujam semakin dalam di setiap harinya. Oh, tidak, Tuan. Maaf. Tidak lagi kumerengek kepadamu. Tidak lagi kubebankan tugas untuk membantu memperbaiki rumah yang semakin roboh. Ini tugasku. Karena tidak sepantasnya rumah roboh dihadiahkan untuk penghuni baru. Bersediakah kau menunggu rumah ini utuk kembali tegap seperti sedia kala, Tuan? Ah, berat, ya?! Tidak masalah, Tuan. Di ujung sana ada rumah yang masih bagus, tanpa goresan. Kau bisa berteduh dengan nyaman di sana. Tanpa luka akibat pecahan-pecahan ini. Selamat berbahagia, Tuan.   Yogyakarta, 23 Desember 2022 12.48  ...

Resolusi Hidup?

  Eits, tidak terasa 2022 akan tutup lembaran. Konten resolusi di tahun baru bisa dipastikan akan berseliweran di media sosial. Apa kabar resolusimu di tahun lalu, kawan? Akan memperbarui resolusi atau belajar dari resolusi sebelumnya yang belum tercapapai? Berbicara soal resolusi ada hal menarik yang ingin kutulis. Yaitu berkenaan dengan ‘mencintai diri sendiri dengan memeluknya lebih erat’. Sebenarnya tulisan ini kudedikasikan untuk diriku sendiri yang tetap berdiri dengan tegap hingga saat ini. Bukan satu hal yang mudah untuk mendamaikan diri sendiri di tengah gempuran quarter life crisis .   Konten tentang quarter life crisis marak diperbincangkan dewasa ini, sehingga hal tersebut tidak lagi asing di kalangan kita. Bukankah begitu? Melihat fenomena media sosial yang mendarah daging di berbagai usia, tidak menafikan hal tersebut menjadi satu bahan comparing antar pribadi. Tujuan awal media sosial yang memudahkan manusia untuk menyerap informasi, pun membawa dampak n...